BANJARMASIN, Goodnews.co.id – Gubernur Kalsel Muhidin buka peluang merekrut Tenaga Ahli dan Staf Khusus Pemerintah Provinsi Kalsel.
Penunjukan itu akan dilakukan setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur secara serentak di Jakarta pada 20 Februari 2025.
Namun ia menyampaikan tetap akan melihat dari kondisi kemampuan keuangan daerah.
“Kalau dananya cukup, kita akan mencoba nanti,” ujar Muhidin usai peluncuran Kapal Wisata Pinisi “Barito River Cruise” di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (12/2/2025) dilansir dari Bpost.
Tak menutup kemungkinan Tenaga Ahli dan Staf Khusus akan direkrut dari kalangan pensiunan. Ia berdalih perekrutan nantinya berdasarkan kebutuhan bukan untuk mengakomodir janji politik.
Sebelumnya sempat ramai di beberapa daerah, protes terhadap kebijakan Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, melarang Kepala Daerah, yang akan dilantik, merekrut Staf Khusus dan Staf Ahli. (MAS)










