JAKARTA, Ringsatu.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup berbalik terkoreksi tajam sebanyak 139,26 poin (2,14%) menjadi 6.380,40, Selasa (4/3/2025).
Penurunan ini berbanding terbalik dengan lonjakan di hari sebelumnya nyaris 4%. Pelemahan indeks ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti saham sektor energi 4,65%, sektor material dasar 4,87%, sektor consumer primer 3,88%, sektor teknologi 2,54%, sektor infrastruktur 1,95%, dan sektor industry 1,32%.
Sedangkan faktor utama penekan indeks berasal dari kejatuhan saham-saham big cap, khususnya saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti saham BREN, TPIA, CUAN, dan PTRO.
Penurunan dalam juga disumbangkan saham emiten yang dikendalikan Happy Hapsoro, yaitu RAJA dan RATU. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham AMMN mencapai 11,76% menjadi Rp 6.000. Kejatuhan saham emiten grup Pantai Indah Kapuk (PIK), yaitu PANI dan CBDK.
Meski IHSG terpangkas lebih dari 2%, Auto Reject Atas (ARA) melanda saham PT Pradisi Gunatama Tbk (PGUN) sebanyak 24,80% menjadi Rp 780 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 24,69% menjadi Rp 1.515.
Kenaikan juga melanda saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) naik 7,58% menjadi Rp 284, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat 11,85% menjadi Rp 472, dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 9,52% menjadi Rp 2.070.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 249,06 poin (3,97%) menjadi 6.519 dengan pemodal asing mulai merealisasikan pembelian bersih (net buy), saham di pasar regular mencapai Rp 170 miliar kemarin dipicu aksi net buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 127,74 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 86,56 miliar.
Kenaikan ini ditopang penguatan seluruh sektor saham, yaitu saham-saham sektor material dasar 4,12%, sektor keuangan 3,46%, sektor consumer non primer 2,92%, sektor industry 2,70%, sektor energi 2,46%, sektor property 2,62%, dan sektor infrastruktur 3,35%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan.
Penguatan pesat tersebut didukung kenaikan seluruh saham emiten kapitalisasi pasar besar atau big cap, seperti saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 11,19% menjadi Rp 7.450, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 9,23% menjadi Rp 3.670, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 4,45% menjadi Rp 8.800, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 6,52% menjadi Rp 4.900, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 4,49% menjadi Rp 6.400, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 2,20% menjadi Rp 19.700. (E)








